Mari Sukseskan Penyusunan Daftar Pemilih Dalam Pemilu 2019

Category: Artikel Published: Thursday, 02 August 2018 Written by Administrator

Mari Sukseskan Penyusunan Daftar Pemilih Dalam Pemilu 2019

 Oleh : Mgs. Abdurrahman

(Operator SIDALIH Komisi Pemilihan Umum)

 

Pemilihan Umum yang selanjutnya disebut Pemilu adalah sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat untuk memilih Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Anggota Dewan Perwakilan Daerah, Presiden dan Wakil Presiden dan untuk memilih Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, yang dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Dalam Pemilu setidaknya melibatkan 3 unsur didalamnya, antara lain; Pertama adalah Peserta Pemilu (partai politik untuk pemilu anggota DPR, anggota DPRD provinsi, anggota DPRD kabupaten/kota, perseorangan untuk pemilu anggota DPD, dan pasangan calon yang diusulkan oleh partai politik gabungan partai politik untuk pemilu presiden dan wakil Presiden); Kedua, Penyelenggara Pemilu (lembaga yang menyelenggarakan Pemilu yang terdiri atas Komisi pemilihan Umum, Badan Pengawas pemilu, dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu sebagai satu kesatuan fungsi penyelenggaraan Pemilu); Ketiga, Pemilih (Warga Negara Indonesia yang sudah genap berumur 17 (tujuh belas) tahun atau lebih, sudah kawin atau atau sudah pernah kawin mempunyai hak memilih).

 

Mekanisme menjadi Pemilih.

Komisi Pemilihan Umum sebagai Penyelenggara Pemilu sebagaimana dimanahkan dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum telah membuat Peraturan KPU khusus berkenaan daftar pemilih sebagaimana termaktub dalam PKPU Nomor 11 tahun 2018 tentang Penyusunan Daftar Pemilih di Dalam Negeri Dalam Penyelenggaraan Pemilihan Umum.

Tertanggal 30 Juli 2018 sampai dengan 12 Agustus 2018 mendatang adalah masa Perbaikan DPSHP (Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan) Akhir yang untuk selanjutnya akan ditetapkan menjadi DPT (Daftar Pemilih Tetap) pada tanggal 15 – 21  Agustus 2018.

Hak Memilih sebagaimana tercantum dalam Bab II PKPU Nomor 11 Tahun 2018 Pasal 3 dinyatakan bahwa Warga Negara Indonesia yang pada hari pemungutan suara genap berumur 17 (tujuh belas) tahun atau lebih, sudah kawin, atau sudah pernah kawin mempunyai hak memilih. Untuk selanjutnya dalam Pasal 4 ayat (1) Untuk dapat menggunakan hak memilih, Warga Negara Indonesia harus terdaftar  sebagai Pemilih kecuali yang ditentukan lain dalam Undang-Undang; serta pada ayat (2) menyatakan bahwa Pemilih harus memenuhi syarat: a. genap berumur 17 (tujuh belas) tahun atau lebih pada hari pemungutan suara, sudah kawin, atau sudah pernah kawin; b. tidak sedang terganggu jiwa/ingatannya; c. tidak sedang dicabut hak pilihnya berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap; d. berdomisili di wilayah administratif Pemilih yang dibuktikan dengan KTP-el; e. dalam hal Pemilih belum mempunyai KTP-el sebagaimana dimaksud dalam huruf d, dapat menggunakan Surat Keterangan yang diterbitkan oleh dinas yang menyelenggarakan urusan kependudukan dan catatan sipil setempat; dan f. tidak sedang menjadi anggota Tentara Nasional Indonesia, atau Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Pemilih didaftar 1 (satu) kali oleh KPU dalam Daftar Pemilih. Apabila Pemilih terdaftar di lebih dari 1 (satu) tempat tinggal, Pemilih dimaksud didaftar sesuai dengan alamat yang tercantum dalam KTP-el atau Surat Keterangan. Lalu bagaimana jika saat ini ternyata kita belum terdaftar dalam Daftar Pemilih sedangkan sudah memenuhi syarat, maka langkah yang dapat kita lakukan adalah melaporkan diri ke PPS atau PPK atau KPU Kabupaten/Kota dengan membawa identitas yang diperlukan sesuai dengan jadwal dan tahapan yang ada.

 

Pentingnya Menjadi Pemilih

Sesuai Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dalam pasal 28 D berbunyi ‘Setiap warga negara berhak memperoleh kesempatan yang sama dalam pemerintahan’, maka sesungguhnya sudah merupakan hak setiap kita untuk menentukan atau mendapatkan pemimpin yang baik dalam Negara ini melalui mekanisme yang sesuai dengan peraturan yang ada. Oleh karena itu, Sebagai masyarakat yang masuk dalam kategori Pemilih, seyogyanya kita memililiki peranan yang penting dalam proses penyusunan daftar pemilih untuk Pemilu 2019 ini.

Beberapa peran penting sebagai Pemilih antara lain; Pertama; Pemilih merupakan bagian dari “agent of change” atau agen perubahan. Sebagai Pemilih maka kita dapat menentukan perubahan kekuasaan dalam Negara kita. Dengan berubahnya pemegang kekuasaan, maka arah haluan Negara kita akan jauh lebih baik dan lebih baik lagi dimulai dengan membuat Undang-Undang yang berpihak kepada masyarakat banyak dan hal baik lainnya.

Kedua, Pemilih sebagai “Guardian of Value” atau Penjaga Nilai kebenaran dan kebaikan. Dengan menjadi Pemilih, maka nilai-nilai kebaikan dan kebenaran yang sudah ada dapat dipertahankan bahkan dapat ditingkatkan sesuai dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia yang sudah mengalami amandemen pertama sampai dengan keempat serta sebagaimana penerapan dari butir-butir Pancasila mulai dari sila pertama sampai kelima.

Ketiga,  Pemilih Sebagai “Social Control” atau Sebagai control social. Menjadi Pemilih yang berkualitas akan menghasilkan pengelola Negara yang juga berkualitas. Memilih dengan mempertimbangan aspek kemanfaatan social akan memberikan hasil yang juga akan sama baik.

Keempat, Pemilih sebagai Pendidik. Pemilih sebagai pendidik adalah Pemilih yang juga memberikan pemahaman tentang pentingnya memilih kepada orang lain serta mengajak orang lain tersebut untuk memilih dan memberikan hak suaranya. Bahwa pendidikan pemilih adalah bertujuan memberikan kebaikan untuk bangsa dan Negara tidak bisa hanya dilakukan sendiri sendiri atau hanya dengan sekedar berdoa saja, melainkan juga harus dengan disertai ikhtiar atau usaha. Dalam hal ini harus dengan cara mendatangi Tempat Pemungutan suara dan memberikan hak suara dengan mencoblos Pemimpin yang dikenal secara aspek kemanfaatannya melalui visi dan misinya.

Akhirnya, penulis ingin menyampaikan Mari Sukseskan Penyusunan Daftar Pemilih Dalam Pemilu 2019 dengan cara memastikan diri kita yang sudah memenuhi syarat memilih untuk masuk dalam Daftar Pemilih, dan mengajak masyarakat atau orang sekitar kita juga terdaftar dalam Daftar Pemilih dan bersama-sama mendatangi Tempat Pemungutan Suara untuk memberikan hak suara dengan cara mencoblos pilihan terbaik untuk kemajuan bangsa dan Negara kita…

(Opini ini telah diterbitkan pada Surat Kabar Linggau Pos Tgl.01-08-2018)

Hits: 278